Selasa, 23 Februari 2010

GUBSU JANGAN HANYA MENGELUH, RAKYAT BUTUH SOLUSI

Dikutip dari Waspada 22-2-2010
Masyarakat sudah sangat menderita akibat krisis listrik yang terjadi di Sumatera Utara, sebagai Gubernur, seharusnya Syamsul Arifin bisa memberikan solusi, tidak hanya mengeluhkan pelayanan PLN.
Apalagi saat ini beliau merangkap sebagai Pjs Walikota Medan, banyak hal yang bisa diperbuat misalnya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU )Kota Medan perlu dikelola agar efisien dan matikan saja pada waktu tertentu agar pemadaman bisa berkurang.
Ketua Masyarakat Listrik & Telekomunikasi Untuk Transparansi- Efisiensi (MLT2E) H.Syahrudin Nasution, MBA, mengatakan kepada Waspada, “Kalau Pak Gubernur mau, beliau tinggal pangggil seluruh Bupati,Walikota dan Direktur BUMD,BUMN agar melaksanakan penghematan energi lsitrik di sektor Pemerintahan, hasilnya langsung bisa dirasakan langsung oleh masyarakat yakni berkurangnya pemdaman dan pemerintah juga bisa menghemat pengeluaran dengan berkurangnya rekening listrik”.
Lebih lanjut dikatakan Syahrudin,”Pihak PLN juga agar memahami penderitaan yang dialami masyarakat, jangan mau menag sendiri, seperti dalam hal perhitungan rekening LPJU, jangan sering terjadi pemadaman bahkan bola lampunya matipun, pembayaran rekening tetap sama setiap bulan, itu tidak fair dan itu yang terjadi saat ini.”
Kalau pemerintah mau,kita siap membantu karena kita punya SDM,solusi teknologi , data data yang lengkap dan bisa dipertimbangkan pemerintah,seperti LPJU kota Medan misalnya, saat ini daya yang dipakai oleh seluruh lampu jalan sekitar 9 Mwatt, sudah kita adakan study berpotensi hemat 60% atau setara 50 Milyar per tahun, begitu juga salah satu BUMD misalnya PDAM Tirtanadi bisa hemat rekening listrik sampai 12 Milyar pertahun, demikian disampaikan oleh Syahrudin.
Seperit diketahui dalah hal penghematan energi, Presiden SBY sudah dua kali terbitkan INPRES ,yakni INPRES 10 Tahun 2005 dan INPRES no 2 Tahun 2008, namun sepertinya implementasi di lapangan yang diraksakan masyarakat belum ada. Jadi sangat wajar kalau masyarakat menginginkan agar para pemimpimnya cepat bertindak untuk mengurangi penderitaan rakyatnya tidak sebatas himbauan, keluhan atau sebatas pencintraan saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar